Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Doa Malam ... diinterupsi oleh Tuhan

Bapa di surga …   Ya? Jangan menyela. Aku sedang berdoa.   Tapi kamu memanggil-Ku . Memanggil-Mu? Aku tidak memanggil-Mu. Aku sedang berdoa. Bapa di surga….    Nah, ya'kan, kamu melakukannya lagi.  Melakukan apa?   Memanggil-Ku. Kamu bilang, “Bapa di surga.” Aku di sini. Apa yang ada dalam benakmu? Lho, aku tidak bermaksud apa-apa, kok. Aku ini'kan cuma sekedar mengucapkan doa malamku. Aku selalu berdoa sebelum tidur. Itu merupakan kewajibanku.   Oh, baiklah. Teruskan. Aku mengucap syukur atas segala berkat-Mu…..   Sebentar. Berapa besar rasa syukurmu? Apa?   Berapa besar rasa syukurmu atas segala berkat-Ku? Aku…yah…aku tidak tahu. Aku tidak peduli. Bukankah itu memang bagian dari doa? Begitulah mereka mengajarku berdoa.   Oh, baiklah. Teruskan… Teruskan?   Ya, teruskan doamu. Oh, ya. Berkatilah mereka yang sakit, yang miskin dan yang menderita …   Apakah kamu bersungguh-sungguh? Ya,...

Postingan Terbaru

Maaf...

Ketika Catatan Meminta Menulis

KEM... Aku Rindu Padamu

Aku Yang Terdiam

aaahhhh....

Andai..... Mungin.....

Senandung Malam

Doaku....

Kepasrahan Menanti Kematian

Penebusku