aaahhhh....

Sayang...
Malam ini semakin sepi kurasakan, sinar lenteramu masih bersinar menyelimuti ruang hatiku
Walau ku terkaram dalam badaimu, walau kutersayat oleh belatimu
Masih mampu ku rawat ucapku, masih mampu kubertahan dalam lingkarmu
Mungkin malammu bertabur bintang... mungkin embun pagi meresapi didaunmu
Aku takkan pernah memunahkan rasamu
Biarpun ilalang memenuhi rongga hatiku, aromamu senantiasa terjaga ditengah pusaran rasaku
Semejnak bianglala hadir dalam tatapku, tak pernah ucapku kulangkahi
Semenjak nafasmu menyelimuti hatiku, tak pernah ada hembusan yang memudarkan lukisan kataku
Bila saja kau resapi nyanyianku, mungkin senyumku masih hiasi mimpimu
Bila saja kau tak menatap durinya mawar, mungkin aromamu hanya tercium olehku
Mungkin perahuku yang karat dan lapuk, hingga tak sudi kau meraih dayungku
Mungkin sinar lenteraku samar, hingga tak sudi kau tapaki jalanku
Mungkin lembaran kertasku kusam, hingga tak sudi kau tulis sajak-sajakmu
Mungkin aku berjalan tertatih, hingga takmampu mengejar langkahmu
Mungkin aku bukan penyair hingga pusiku terdengar sumbang ditelingamu

Akupun tak mengerti, mengapa?

Hingga kini tanyaku hanya pada diammu..

Komentar

Postingan Populer