Catatan Kecil Untukmu
Kekasih…
Masihkah kau menata hati untuk menjemput impian kita?
langit masih menggores pena kehitaman
mendung tak beranjak dan kian tebal
aku tak mampu menggapai bayu ‘tuk menyibaknya…
ilalang sekitar masih tertidur lesu
senja dibalik sana pun semakin tersenyum sedih…
Kekasih…
biarkan rindu kita mencari huma-nya sendiri
tak usah kau kekang, tak usah kau rangkum
biarkan bertebaran mencari pijakan…
jangan lagi kau sediakan kopi di meja kita
jangan lagi kau siapkan asbak disebelahnya..
biarkan meja itu dialasi taplak lagi
biarkan meja itu dihiasi kembang kesukaanmu
agar nampak keindahanmu dari sebrang jalan itu…
Kekasih…
tanganku berat membuka hiasan dinding kita
mataku pun masih menerawang kearah tulisan itu
namun… kotak kenangan tlah terbuka
kertas pun tlah habis untuk membuat cerita kita
dan dinding itu harus ku berishkan menjadi putih lagi
agar dapat kubuatkan puisi baru di esok hari…
Kekasih…
Cerita kita telah usai, tak mungkin kita ciptakan lagi
biarkan aku melangkah pergi dan jangan membuatku menoleh..
iringilah langkahku dengan senyummu, agar mata ini dapat mengenali jalanku….
Selamat tinggal kekasihku……………
Komentar
Posting Komentar