Kompilasi Puisi Hati (Akhir 2010-I)
by Maria M. Lapian
Mendung Pagi
Pagi yang mengerti hatiku...
murung oleh mendung kelabu...
semilir angin seakan coba membujuk...
"Jumpailah dia yang kau rindu..."
Namun...aku tak mampu...
tebal sudah dinding egoku...
menjaga hati yang sering tersedu...
terluka oleh acuhmu...
______________________________________________________________________
Serpihan
Tak lagi tercipta senyummu
kala pandang mata beradu...
cerita hambar...candapun membeku...
serasa kau begitu jauh...
Mungkin harus aku lagi...
yang mengerti dan berlalu saja pergi...
membawa hati...
yang tlah olehmu menyerpih...
_____________________________________________________________________
'kan Seperti Yang Kau Ingini
Mengapa tak bisa kau menjadi bintang...
yang tetap bersamaku walau jauh tak disisi...
Mengapa tak bisa kau menjadi mentari...
yang menyinari walau tak hanya untukku sendiri...
Mengapa justru kau bagaikan angin...
yang mempermainkan bunga cinta untukmu...
hingga gugur terhempas...
Aku tahu...kau takkan memilihku...
aku tahu...salah berharap padamu...
Baiklah...kini...
kan seperti yang kau ingini...
damba kuhenti...dan berpaling pergi...
dengan lukaku sendiri...
Mendung Pagi
Pagi yang mengerti hatiku...
murung oleh mendung kelabu...
semilir angin seakan coba membujuk...
"Jumpailah dia yang kau rindu..."
Namun...aku tak mampu...
tebal sudah dinding egoku...
menjaga hati yang sering tersedu...
terluka oleh acuhmu...
______________________________________________________________________
Serpihan
Tak lagi tercipta senyummu
kala pandang mata beradu...
cerita hambar...candapun membeku...
serasa kau begitu jauh...
Mungkin harus aku lagi...
yang mengerti dan berlalu saja pergi...
membawa hati...
yang tlah olehmu menyerpih...
_____________________________________________________________________
'kan Seperti Yang Kau Ingini
Mengapa tak bisa kau menjadi bintang...
yang tetap bersamaku walau jauh tak disisi...
Mengapa tak bisa kau menjadi mentari...
yang menyinari walau tak hanya untukku sendiri...
Mengapa justru kau bagaikan angin...
yang mempermainkan bunga cinta untukmu...
hingga gugur terhempas...
Aku tahu...kau takkan memilihku...
aku tahu...salah berharap padamu...
Baiklah...kini...
kan seperti yang kau ingini...
damba kuhenti...dan berpaling pergi...
dengan lukaku sendiri...
Komentar
Posting Komentar